BERITA ACARA RUANG DIALEKTIKA #23


    Departemen Penalaran HIMA KP FIP UNY menyelenggarakan program Ruang Dialektika #23 Tahun 2022. Program Ruang Dialektika merupakan salah satu dari program kerja Departemen Penalaran HIMA KP FIP UNY yang bertujuan untuk sebagai wadah khususnya mahasiswa Kebijakan Pendidikan untuk mengembangkan serta mengasah kembali nalar kritis yang hakikatnya dimiliki oleh manusia. Ruang Dialektika adalah sebuah forum diskusi rutin yang merupakan program kerja insidental Departemen Penalaran HIMA KP UNY. Ruang Dialektika #23 Tahun 2022 diselenggarakan pada hari Sabtu, 5 Maret 2022 pada pukul 15.00 – 17.00 WIB menggunakan aplikasi Zoom Meeting yang dibuka gratis untuk umum. Acara tersebut dipantik oleh Ivana Grace Laiya yang merupakan Mahasiswi Kebijakan Pendidikan UNY tahun 2019 dan dimoderatori oleh Muhammad Azhar Sang Surya, Mahasiswa Kebijakan Pendidikan UNY 2021. Keduanya merupakan Staff Departemen Penalaran HIMA KP FIP UNY, namun untuk Ivana sendiri adalah demisioner. Tajuk dari pembahasan Ruang Dialektika #23 adalah “Kekerasan Seksual : “Kasus Pelecehan Seksual di Lingkungan UNY. Tajuk tersebut diambil berdasarkan diskusi Tema Ruang Dialektika yang telah disediakan oleh Departemen Penalaran untuk mewadahi mahasiswa prodi Kebijakan Pendidikan dan berdasarkan peristiwa ter-update yang sedang hangat diperbincangkan di pemberitaan dan di dunia maya. Terlihat antusiasme dari peserta diskusi baik secara kuantitas maupun kualitas. Pada pertengahan acara, peserta diskusi hampir menyentuh 35 orang. Diskusi juga berjalan sangat hidup dengan beberapa peserta yang berpendapat baik pro maupun kontra terkait permasalahan yang sedang dibahas.
    Sekilas mengenai Kasus Pelecehan Seksual di Lingkungan UNY, pada mulanya hanya sebuah rapat biasa. Namun, siapa sangka, rapat organisasi itu berubah menjadi malapetaka. Maryam (bukan nama sebenarnya), mengingat peristiwa kelam yang ia alami tepat setahun yang lalu itu. Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini mengalami tindak kekerasan seksual oleh rekan sesama anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bermarkas di Student Center. Pada hari itu, kira-kira Rabu, 27 Januari 2021, UKM-nya tengah menggelar rapat rutin bulanan. Akibat pembatasan aktivitas di kampus selama masa pandemi Covid-19, pertemuan itu pun digelar secara luring dan daring. Rapat tatap muka diadakan di rumah salah satu alumni UKM, daerah Mlati, Sleman. Sementara Maryam, mengikuti rapat secara daring melalui ruang virtual di indekosnya, yang beralamat di Karangmalang, dekat kampus UNY. Ditemui tim kolaborasi di ruangannya, pada Rabu, 16 Februari 2022, Rektor UNY Sumaryanto mengonfirmasi bahwa kasus Maryam kini memang tengah ditangani oleh pihak rektorat. Kasusnya masuk per 26 Januari 2022 lalu. Ia menjelaskan, dirinya telah memerintahkan kepada fakultas yang terkait untuk membentuk tim yang nantinya akan melakukan investigasi atas kasus. Hasil sementara ini adalah pihak kampus telah menunda kelulusan dari pelaku. Selain itu banyak menimbulkan polemik dan juga permasalahan baru terhadap Kasus Pelecehan tersebut. Ruang Dialektika sendiri rencananya akan dilaksanakan satu kali dalam satu bulan dengan menyesuaikan program kerja dari departemen yang lain.    


Dokumentasi Kegiatan

 

    

Back To Top