PRESS RELEASE Advokasi HIMA Kebijakan Pendidikan dengan Pimpinan Jurusan FSP FIP UNY Penyampaian Isu Selama Perkuliahan Daring

 PRESS RELEASE 

Advokasi HIMA Kebijakan Pendidikan dengan Pimpinan Jurusan FSP FIP UNY Penyampaian Isu Selama Perkuliahan Daring 

HIMA KP FIP UNY 2022

Advokasi tahun ini mengangkat tema “Jiwa Advokasi Membangun Mahasiswa Kritis” dan terlaksana dalam empat rangkaian. Diawali dengan Pelatihan Advokasi, dilanjutkan Pra Advokasi berupa pengumpulan aspirasi, kemudian dilanjutkan dengan Advokasi Jurusan yang dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2022. Setelah kegiatan Advokasi dengan Jurusan FSP, hasil dari rangkaian kegiatan Advokasi ini adalah Press Release. 

Acara Pelatihan Advokasi dihadiri oleh perwakilan dosen Kebijakan Pendidikan dan perwakilan ormawa sebagai tamu undangan. Pelatihan Advokasi pertama dilaksanakan pada tanggal 2 Juli 2022, dengan narasumber Bapak Muhammad Ghazali Suwardi. Beliau merupakan Pegawai PT Industri Kereta Api (Persero) yang semasa kuliahnya menjabat sebagai Presiden BEM Kema Telkom University 2016, Koordinator Media Aliansi BEM Seluruh Indonesia 2016 dan Ketua HIMA Ilmu Komputasi 2015. Kemudian acara Pelatihan Advokasi yang kedua dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2022 dengan narasumber yang sama.

Setelah Pelatihan Advokasi, selanjutnya pada tanggal 19-25 Juli 2022 dilakukan kegiatan Pra Advokasi, berupa penjaringan aspirasi mahasiswa Kebijakan Pendidikan yang dilaksanakan dengan menyebarkan angket menggunakan google form yang berisi isu-isu penting untuk segera di advokasikan ke pihak jurusan, dengan tujuan sebagai wadah aspirasi mahasiswa aktif Kebijakan Pendidikan dan sebagai sarana dalam memberikan informasi seputar pelaksanaan perkuliahan Program studi Kebijakan Pendidikan. Angket Pra-Advokasi dibagikan melalui grup-grup WhatsApp mahasiswa dari Angkatan 2019 hingga Angkatan 2021.

Selanjutnya diselenggarakan acara inti yakni Advokasi Jurusan pada hari Minggu, 31 Juli 2022, yang menghadirkan ketua jurusan FSP dan dosen Kebijakan Pendidikan serta mahasiswa aktif Kebijakan Pendidikan dari angkatan 2019 hingga angkatan 2021. Dalam kegiatan Advokasi ini, panitia menyampaikan hasil aspirasi yang sudah dibagikan kepada mahasiswa Kebijakan Pendidikan. Kemudian dilanjutkan dengan tanggapan dari Bapak/Ibu dosen FSP dan dari mahasiswa.

Adapun tanggapan dari Bapak/Ibu dosen terkait hasil olahan aspirasi mahasiswa Kebijakan Pendidikan, sebagai berikut :

Terkait e-monev mahasiswa diharuskan untuk mengisi e-monev di awal dan di akhir perkuliahan karena e-monev tersebut nantinya akan digunakan untuk perbaikan mutu perkuliahan. Jurusan akan menyampaikan masalah server yang seringkali down agar ada perbaikan sistem. Terkait fasilitas yang diperlukan mahasiswa, jurusan telah melakukan pengajuan ke fakultas dengan hasil AC, komputer dan printer telah diperbaiki dan ada penambahan komputer di sekretariat guna meningkatkan sarana dan prasarana. Ruang laboratorium juga sudah boleh digunakan mahasiswa Kebijakan Pendidikan untuk menunjang perkuliahan, kepentingan organisasi dan sebagainya. Di ruang laboratorium juga telah ditambahkan fasilitas almari untuk menyimpan buku skripsi.

Untuk pembelajaran secara hybrid sudah menyiapkan kelas hybrid dan masih menyesuaikan pola yang akan diterapkan di UNY seperti penambahan microphone, speaker dan webcam. Bagi mahasiswa yang mengikuti Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) wajib konsultasi ke Dosen Pendamping Akademik agar diusulkan ke Prodi, dan ketika mahasiswa mengikuti Praktik Kependidikan (PK) serta mendapatkan isu yang menarik dalam Praktik Kependidikan tersebut, maka jurusan akan memfasilitasi mahasiswa untuk bisa melanjutkan isu tersebut menjadi skripsi agar mahasiswa tidak kerja dua kali. Guna peningkatan proses pembelajaran, jurusan sudah melakukan pengajuan akreditasi ke Sinta untuk Jurnal Fondasia dan Jurnal Spektrum Kebijakan Pendidikan dan pada bulan Juni 2022 telah sampai di review dan sedang menunggu hasil review dan jurusan masih terus berusaha untuk terus menghidupkan Jurnal Fondasia dan Jurnal Spektrum Kebijakan Pendidikan.

Dalam relevansi lulusan, jurusan sudah melakukan upaya branding dengan cara memperoleh prestasi akademik maupun non akademik melalui progres Audiensi, sudah sampai mengusulkan surat bertanda tangan rektor untuk mendaftarkan nomenklatur ke database K. Setelah nomenklatur muncul, akan menyasar audiensi ke daerah. Jurusan sudah datang ke Semarang dengan hasil bahwa Kebijakan Pendidikan memiliki potensi secara eksplisit nama Kebijakan pada formasi lulusan Kebijakan dan Kebijakan Pendidikan. Tetapi, setiap formasi/pos tetap akan bersaing dengan Prodi lain. Untuk langkah selanjutnya, BKD menyarankan dan memberi kontak dari Kemenpan RB mengenai update bagaimana Advokasi nama Kebijakan Pendidikan masuk dalam regulasi. Rencananya Jurusan akan melakukan kunjungan ke Kemenpan RB sebagai tindak lanjut Audiensi, tetapi saat ini sedang direncanakan. Salah satu upaya branding jurusan adalah dengan instagram dan website yang bertujuan agar dapat memberi informasi mengenai program studi Kebijakan Pendidikan kepada masyarakat. Jurusan berupaya untuk terus mengupdate, namun terdapat kendala keterbatasan tim dalam pengelolaannya

Dosen dan mahasiswa sudah bisa berkoordinasi dengan cukup lancar dan jurusan telah memiliki data mahasiswa yang berpotensi dan sudah menyiapkan cara untuk mendorong mahasiswa untuk mengikuti penelitian. Dalam pengembangan kewirausahaan, jurusan berupaya dan bekerjasama dengan mahasiswa untuk mengembangkan usaha rintisan keluarga. 


Back To Top