Literasi Masa #3 "Kurikulum yang Menghapuskan Rasa Seni"

 

Pada hari Jumat, 19 Maret 2021, telah dilaksanakan kegiatan Literasi Masa #3 dengan tema “Kurikulum Yang Menghapuskan Rasa Seni.” Diskusi kali ini dipantik oleh Fauzan Nurkholish yang merupakan salah satu mahasiswa yang aktif dan Staff Departemen Penalaran Himpunan Mahasiswa Kebijakan Pendidikan UNY. Sebelumnya, diskusi kali ini sebenarnya akan dipantik oleh Muhammad Ihsan, Mahasiswa KP. Namun, mengingat kondisinya yang sakit, maka digantikan oleh Fauzan Nurkholish. Peserta diskusi cukup antusias dengan tema diskusi kali ini sebab banyaknya aneka permasalahan dalam kurikulum pendidikan nasional. Antusiasme peserta diskusi ini dapat dilihat dari perhatian peserta mengenai materi “Kurikulum Yang Memiskinkan Rasa Seni’ Bab 3 buku “Pendidikan Yang Memiskinkan” karya Darmaningtyas yang disampaikan pemantik. Alur acara dimulai dari Citra Widyastoto selaku moderator yang membuka acara dengan doa dan dilanjutkan dengan menerangkan sedikit pengantar terkait materi yang akan didiskusikan, lalu acara dilanjutkan dengan moderator memperkenalkan pemantik pada kegiatan kali ini. Fauzan Nurkholish lalu memaparkan materi mengenai “Kurikulum Yang Menghapuskan Rasa Seni” selama kurang lebih 20 menit dan disambung dengan sesi diskusi antar peserta dan pemantik. Pada diskusi kali ini, peserta kurang aktif dan kurang partisipatif, hal ini dapat dilihat dari tidak adanya pertanyaan dan tanggapan atau tambahan jawaban dari peserta mengenai pandangan mereka terkait kondisi pendidikan, khususnya terkait dinamika kurikulum di indonesia. Di akhir diskusi terdapat sesi dokumentasi secara daring. Setelah sesi dokumentasi berlangsung acara ditutup oleh moderator dengan mengucapkan doa dan ucapan terimakasih pada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.

 Tujuan dari kegiatan kali ini adalah untuk meningkatkan budaya literasi dan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai aneka permasalahan dan dinamika perubahan kurikulum di indonesia sampai sekarang. Dengan memberikan pemahaman tersebut diharapkan dapat menambah wawasan kepada peserta diskusi dan mereka menjadi lebih peduli pada dunia pendidikan, khususnya di Indonesia.

DOKUMENTASI LIMAS #3








Back To Top